Skip to main content

Setelah Lama Menanti



Menanti adalah sebuah kegiatan yang menjemukan.  Apalagi jika tanpa kepastian penantian itu menjadi semakin terasa lama dan menjemukan. Begitu juga aku mengalami hal itu.  setelah lama hanya menjadi pekerja freelance akhirnya ada tawaran untuk bekerja lebih menetap dan dengan gaji yang lumayan. Doa dan Keinginan untuk membagun sesuatu akhirnya di dengarkan Tuhan. satu hal yang merisaukan hidup aku terlampaui dengan mulus meski belum menjadi kenyataan. menanti adalah suatu hal yang tidak mengenakkan jika tanpa kepastian. Satu gelombang terlampaui meski masih ada beberapa gelombang menanti untuk mengulung dan melibasku jika tak hati-hati. Life is just  a game.  Siapa yang berani bermain dia yang akan menang dan bertahan. Satu hal yang kini masih ku harapkan adalah luluhnya hati gadisku.  Meski aku hendak pergi jauh toh dia tetap mendukungku meski aku belum mendapat kepastian hatinya tak akan berpaling dari indahnya duniaku.  inti dari penantian dan doaku adalah kesabaran untuk menanti yang indah dalam hidup aku seperti kata Bunda Maria : " Servus Dominus Sum Viat Meus Verbum Secundum"  artinya aku ini hamba Tuhan Terjadilah padaku menurut sabdaMu. begitulah kira-kira inti penantianku. meski aku masih berharap akan gadisku dan tawaran pekerjaan itu nyata hadir dalam hidupku.

Popular posts from this blog

Nothing To lose (Tak Terikat Dunia)

Tidak terikat pada dunia, adalah sebuah kemustahilan kata hampir semua orang. Namun kenyataanya untuk tidak terikat pada dunia itu bisa. Tuhan akan memampukan kita ketika kita untuk berani lebih dekat dengan-Nya. Apa yang dimaksud terikat dengan dunia? Pertanyaan tersebut memang sangat sulit untuk dijawab karena kita masih berada di dunia. Paling tidak apa yang kita gunakan, makan dan pikirkan adalah tentang dunia. Maka saya dapat memberikan jawaban yang lebih mudah dipahami yaitu dengan mengatakan satu kata ikhlas. Memang sangat sulit untuk menjadi ikhlas seperti sayang saya ulas sebelumnya : baca.. Namun semua dapat diusahakan asalkan kita mau. Mungkin lalu banyak orang bertanya bagaimana caranya? Hanya satu langkah kecil yang kita lakukan yaitu menata dan mensinkronkan antara hati, tutur kata dan perilaku. Ya langkah kecil itu pasti akan dibantah banyak orang kalau kita kategorikan hal yang mudah. Itu adalah langkah kecil yang tersulit dalam hidup ini. Sayapun merasakan demik...

KEMBALI JAUH DARI YANG KUSAYANG

       Kembali jauh dari yang ku sayang ini judul dari tulisanku kali ini setelah sekian lama vakum menulis di blog ini. Sekian lama vakkum menulis terasa kagen juga. Itung-itung mengasah hobi masa lalu. kecintaanku dalam dunia menulis ternyata sungguh membuat aku rindu. entah bagaimana akhirnya Tuhan mengijikan aku menulis kembali. Sekarang ini aku mencoba menuangkan lagi kisahku jauh dari mereka yang aku sayang.          Awal kisah ini, saat masih berjuang sendirian di kota Jogja saat aku jatuh, dan akahirnya sedikit demi sedikit aku mampu untuk bangkit dan menapak kehidupan baru bersama mereka yang aku cintai dan sayangi. di kota Jogja tanah kelahiranku aku memeulai sesuatu yang baru. Kembali bangkit dan jatuh kembali. Bangkit dan jatuh lagi adalah suatu hal yang sudah puas kualami di kota Jogja. namun aku selalu berhasil untuk sabar karena mereka yang ku cinta dadn sayang selalu bersamaku.          Kini saat ...

Belajar Ikhlas KOK Angel

mitromoto ||22122015|| Ikhlas kuwi panganan opo.....? Lah orang kok yg ada di otak kok cuma panganan. Mbok ojo mung panganan sekali waktu mikir negara.....! Hallah jangankan kok mikir negara lah wong mikir perut sendiri aja nggak nyampai. Hahaha dasar penghuni kolong jembatan......tidak pernah ngerti pikiran di luar perut......! Apa yang di punya hari ini ya itu yang di makan hari itu. Tanpa perduli besok mau makan apalagi. Dan tak jarang mung pasrah apa yang terjadi besok terjadilah. Sekilas memang seolah tidak ada perjuangan hidup atau memperjuangkan hidup pasrah mengalir bagaikan air sungai. Ya tetapi itulah wajah wong urip. Bukan soal berjuang atau perjuangan melainkan sebuah pemikiran mengapa seorang tinggal di kolong jembatan justru bisa seperti itu? Hari-hari dinikmati tanpa beban dan hanya mengandalkan belas kasih jalanan saja. Karena hanya itu yang mereka bisa. Kembali pikiranku menerawang jauh jika seandainya aku mampu mengandalkan hanya karena kasih Allah mungkin aku ju...