Skip to main content

Belajar Dari Cinta Seorang Ibu

Mitromoto.blogspot.com, Bandar Lampung- Hari ini aku berpindah masa. Dari sebuah masa dimana aku kehilangan semangat hidup dan tak punya harapan, namun aku masih ingin hidup. Masa dimana aku tak mengerti kesejatian diriku. Kini aku mulai mencoba melangkah untuk kedua anakku dan demi istriku.

Kutautkan hati. Meski saat ini ada hati yang hancur namun cinta yang tulus dari seorang ibu saat ini kembali kurasakan. Tangis kami pecah manakala kami berjanji untuk menjadi untuk menjadi harapan masing-masing. Seorang ibu yang sangat mengasihi aku dan keluarga kecilku saat ini terluka dan mengantungkan harapanya padaku.

Harapanya itu disauhkan di dalam hatiku. Namun asaku kutaruh di pundak seorang ibu yang kasihnya melebihi jagad. Cinta itu sungguh nyata kurasakan. Ia tidak berharap aku bergelimang harta, ia hanya ingin aku bergelimang cinta. Cinta yang tulus tanpa ada syarat.

Cintanya memberi semangat untukku bangkit dan berjalan iabarat Yesus ia hanya berkata "kum talita kum" dan aku bangkit dengan segudang cinta. Cinta yang yang penuh berkat, cinta yang penuh keindahan dan kedamaian.

Kini meski aku harus tinggalkan semuanya untuk meraih asaku kembali namun aku yakin cinta itu akan membuahkan keindahan. Cinta itu akan membuahkan keyakinan. Kini aku belajar cinta seorang ibu. Cinta tanpa karena, walaupun atau sebab. Hanya karena cinta seorang ibu aku berani bangkit dan berjalan

Popular posts from this blog

Limbah Pizza Hut Jl. Sultan Agung, Ganggu Warga Sentul Rejo

mitromoto.blogspot.com|19-12-2015|| Tidak di ragukan lagi bahwa suasana usaha dan investasi bidang kuliner di Jogja semakin marak di tengah gencarnya promosi pariwisata Jogja. Namun kenyataan ini tak jarang mempunyai efek yang secara signifikan mengangu masyarakat di sekitar lokasi usaha yg di bangun. Kenyataan ini terjadi di daerah Sentul Rejo lebih tepatnya di Gang Rode hingga kekampung Sentul Rejo bagian belakang Waralaba Pizza Hut di Jalan Sultan Agung. Gang Rode adalah gang yang dilalui oleh pipa pembuangan limbah dari restoran ini. Limbah yg berbau busuk dibuang melalui pipa menuju saluran pembuang jaman Belanda yg sudah sangat usang. Karena usia dan kondisi saluran kuno ini terkadang tidak dapat menampung limbah dari restoran ini yang akibatnya sering meluap ke jalan kampung dengan menebar bau busuk. Didik mantan RT di kampung tersebut yang paling parah terdampak oleh luapan tersebut, karena rumah yg ia tempati pas di depan bak kontrol saluran jaman Belanda yg sering meluap....

Nothing To lose (Tak Terikat Dunia)

Tidak terikat pada dunia, adalah sebuah kemustahilan kata hampir semua orang. Namun kenyataanya untuk tidak terikat pada dunia itu bisa. Tuhan akan memampukan kita ketika kita untuk berani lebih dekat dengan-Nya. Apa yang dimaksud terikat dengan dunia? Pertanyaan tersebut memang sangat sulit untuk dijawab karena kita masih berada di dunia. Paling tidak apa yang kita gunakan, makan dan pikirkan adalah tentang dunia. Maka saya dapat memberikan jawaban yang lebih mudah dipahami yaitu dengan mengatakan satu kata ikhlas. Memang sangat sulit untuk menjadi ikhlas seperti sayang saya ulas sebelumnya : baca.. Namun semua dapat diusahakan asalkan kita mau. Mungkin lalu banyak orang bertanya bagaimana caranya? Hanya satu langkah kecil yang kita lakukan yaitu menata dan mensinkronkan antara hati, tutur kata dan perilaku. Ya langkah kecil itu pasti akan dibantah banyak orang kalau kita kategorikan hal yang mudah. Itu adalah langkah kecil yang tersulit dalam hidup ini. Sayapun merasakan demik...

Belajar Ikhlas KOK Angel

mitromoto ||22122015|| Ikhlas kuwi panganan opo.....? Lah orang kok yg ada di otak kok cuma panganan. Mbok ojo mung panganan sekali waktu mikir negara.....! Hallah jangankan kok mikir negara lah wong mikir perut sendiri aja nggak nyampai. Hahaha dasar penghuni kolong jembatan......tidak pernah ngerti pikiran di luar perut......! Apa yang di punya hari ini ya itu yang di makan hari itu. Tanpa perduli besok mau makan apalagi. Dan tak jarang mung pasrah apa yang terjadi besok terjadilah. Sekilas memang seolah tidak ada perjuangan hidup atau memperjuangkan hidup pasrah mengalir bagaikan air sungai. Ya tetapi itulah wajah wong urip. Bukan soal berjuang atau perjuangan melainkan sebuah pemikiran mengapa seorang tinggal di kolong jembatan justru bisa seperti itu? Hari-hari dinikmati tanpa beban dan hanya mengandalkan belas kasih jalanan saja. Karena hanya itu yang mereka bisa. Kembali pikiranku menerawang jauh jika seandainya aku mampu mengandalkan hanya karena kasih Allah mungkin aku ju...